Kamis, 14 Januari 2010

Tribute to Buca

suatu senja di pinggiran kota, dari sebuah telur kecil, lahirlah seekor ikan. Jingga menghiasi sisik halusnya, seorang bunbun menemukannya, iapun menjadi, Buca.

Buca itu maskot bee. mungkin bisa dibilang gitu, setau ebi, buca itu dari "bunbun" dan "erica". bener gak? kalo gak salah sih gitu :D
Sebenernya, buca itu bukan ikan, buca itu utusan malaikat yang dikirim untuk bee :D

Buca punya kebiasaan aneh, dia sering nongol" ke pinggir kolam ikan :hammer:

itulah yang menjadikannya berbeda, sebuah perbedaan kecil dari jenisnya. Tapi bukan berarti, hal itu menjadikannya tercela, ia tetaplah sama. Hanya kecil dari sebuah titikan belanga.

saat lonceng tahun baru berdentang, saat burung burung fajar terbang ke sarang , saat para pekerja, memasuki liang . Sang malaikat datang. Sang ikan harus pulang.

010110, buca pergi untuk selamanya, meninggalkan kami yang hanya dapat menganga dalam bisu. seakan tak dapat melakukan apa apa, kami layaknya patung, tak kuasa menerima.

010110, sang ikan terkubur dalam makam. Dilinduni nisan perak, dan terus terbawa arus, hingga sang pusara, makin lenyap, dalam badai kehidupan.

ps : sang ikan takkan pernah mati, karena ia terus hidup dalam hati kami

Tidak ada komentar:

Posting Komentar